Tuesday, December 8, 2015

Profil: Garda Revolusi Iran

Rudal Iran
Garda Revolusi Iran memiliki peralatan militer canggih

Pasukan Garda Revolusi Islam Iran, IRGG, didirikan setelah revolusi Iran dengan tugas melindungi sistem Islam negara itu dan
sebagai penyeimbang angkatan bersenjata.

Sejak itu unit ini menjadi kekuatan militer, politik dan ekonomi berpengaruh di Iran dengan hubungan yang dekat dengan Pemimpin
Terintti, Ayatollah Khamanei dan Presiden Mahmoud Ahmadinejad yang mantan anggota unit ini.

Pasukan ini diperkirakan memiliki 125.000 tentara aktif dan memiliki angkatan darat, laut dan udara tersendiri. Serta menguasai
senjata strategis milik Iran.

Garda Revolusi juga mengendalikan unit paramiliter Pasukan Perlawanan Basij dan sejumlah yayasan yang menguasai sebagian besar
perekonomian negara itu.

Kekuatan dan pengaruh Garda Revolusi sangat besar sehingga pemerintah Amerika Serikat menyebutnya satu "penguasa senjata penghancur
masal" dan bagian operasi luar negeri, Pasukan Quds, "pendukung terorisme".

Penjaga Revolusi

Sebelum revolusi tahun 1979, Shah Muhammad Reza Pahlavi sangat tergantung pada kekuatan militer untuk menjaga keamanan nasional
dan juga kekuasaannya.

Setelah itu, pihak berwenang Islam yang baru yang dipimpin Ayatollah Ruhollah Khomeini, sadar bahwa mereka membutuhkan pasukan
yang kuat untuk menyatukan kepemimpinan mereka dengan ide-ide revolusi.

Garda Revolusi

Nama resmi Korp Garda Revolusi Islam (IRGC) atau Pasdaran

Didirikan setelah revolusi 1979

Setia pada Ulama dan penyeimbang militer reguler

Diperkirakan 125.000 tentara

Terdiri dari angkatan darat, laut, udara, dinas intelijen dan pasukan khusus

Kepala staf: Mohammad Ali Jafari

Presiden Ahmadinejad adalah mantan anggota

Untuk itu para ulama membuat satu undang-undang dasar baru yang mengatur bahwa angkatan bersenjata reguler, Artesh, bertugas
menjaga perbatasan negara dan mempertahankan ketertiban dalam negeri, sementara Garda Revolusi, Pasdaran, bertugas melindingi
sistem Islam Iran.

Pada prakteknya, tugas tersebut seringkali tumpang tindih karena Garda Revolusi juga membantu menjaga ketertiban masyarakat
dan membentuk pasukan angkatan darat, laut dan udara sendiri.

Meski jumlah tentaranya 200.000 lebih sedikit dibandingkan militer reguler, Garda Revolusi dianggap sebagai kekuatan militer
yang dominan di Iran dan berada di balik sejumlah operasi militer besar negara itu.

Pada bulan Maret 2009, Angkatan Laut Garda Revolusi lah yang terlibat dalam pertikaian diplomatik dengan Inggris setelah menahan
15 tentara angkatan laut Inggris yang sedang berpatroli di mulut jalur Shatt al-Arab yang memisahkan Iran dan Irak.

Amerika Serikat juga menuduh unit luar negeri Garda Revolusi yang berjumlah 15.000, Pasukan Quds, memasok projektil bahan
peledak, EFP, yang merupakan bom pinggir jalan yang kuat, bagi militan Shiah di Irak.

Pasukan ini diyakini menempatkan agen di kedutaan besar Iran di seluruh dunia dan dituduh melakukan operasi intelijen dan
mengorganisir kamp pelatihan serta pengiriman senjata untuk kelompok militan asing yang didukung Iran seperti Hezbollah.

Sektor sipil

Garda Revolusi juga ada di badan-badan sipil, dan mengendalikan Pasukan Perlawanan Basif, milisi sukarela Islam yang terdiri
dari 90.000 orang yang memiliki kemampuan memobilisasi hampir 1 juta orang.

Basij, atau Mobilisasi Kaum Tertindas, sangat setia pada revolusi yang seringkali dikerahkan ke jalan-jalan saat terjadi krisis
untuk membubarkan kaum pembangkang.

Presiden Ahamdinejad
Sejumlah veteran Garda Revolusi jadi anggota kabinet

Kekuatan besar, ditambah dukungan besar dari Pemimpin Tertinggi, membuat Garda Revolusi menjadi pemain penting dalam panggung
politik Iran.

Ayatollah Ali Khamanei – yang juga komandan tertinggi angkatan bersenjata – diyakini mempergunakan kekuasaannya untuk memperluas
pengaruhnya dan juga Garda Revolusi dengan menunjuk sejumlah anggota Garda menempati jabatan politik tertinggi dan mempergunakan
kekuasaan untuk menekan kaum pembangkang dan pendukung reformasi.

Setelah terpilih di tahun 2005, Presiden Ahmadijenad menunjuk sejumlah veteran Garda Revolusi menjadi anggota kabinet penting.

Garda Revolusi juga diperkirakan menguasai sekitar sepertiga perekonomian Iran melalui sejumlah anak perusahaan dan yayasan.

Unit konstruksi Garda Revolusi, Khatam-ol-Anbia, GHORB, mendapat proyek pembangunan dan permesinan bernilai miliaran dolar,
proyek itu antara lain mengoperasikan bandara internasional Teheran yang baru.

Garda Revolusi juga disebut memiliki atau mengendalikan sejumlah laboratorium universitas, perusahaan senajta dan pabrik mobil.

Harian Financial Times memperkirakan sekitar 30% operasi Garda Revolusi adalah bisnis, dengan pendapatan diperkirakan mencapai
$2 miliar setiap tahun.

Profil: Garda Revolusi Iran Rating: 4.5 Posted by: Unknown

0 comments:

Post a Comment

Blog Archive